Observasi Implementasi APM di PA Penajam

Kegiatan observasi implementasi Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) di Pengadilan Agama (PA) Penajam, Kamis (12/11), menghasilkan capaian menggembirakan. Lead Assesor eksternal, Kurthubi, yang diutus oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, secara khusus mengapresiasi konsistensi pelaksanaan APM di PA Penajam.
“Meski jumlah SDM seadanya dan fasilitas belum memadai karena gedungnya masih pinjaman dari Pemda, tapi saya sangat bangga dan mengapresiasi melihat kekompakan dan semangat yang dikomandani oleh pimpinan PA Penajam. Sehingga tidak ada temuan mayor”, puji Lead Assesor pada saat closing meeting.
Kegiatan closing meeting merupakan puncak dari rangkaian kegiatan observasi yang di dalamnya berisi pemaparan lead assessor terkait hasil observasi, penandatanganan kontrak kinerja, dan penyerahan hasil observasi kepada Ketua PA Penajam yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua APM untuk ditindaklanjuti paling lambat satu bulan sejak kontrak kinerja ditandatangani.
Sekadar informasi bahwa PA Penajam tahun sebelumnya telah meraih akreditasi dengan predikat A Excellent. Sehingga kegiatan kali ini merupakan bentuk surveilance terhadap nilai yang telah dicapai di tahun sebelumnya, apakah bisa dipertahankan atau sebaliknya.
Inspeksi Mendadak
Pada mulanya pagi tepat jam 08.00 WITA tim assesor ekternal utusan Badilag tiba di PA Penajam. Kedatangannya tanpa memberitahu. Mirip inspeksi mendadak. Ketua tim dipimpin oleh Kurthubi yang saat ini menjabat sebagai Panitera PTA Samarinda. Anggota tim antara lain Fahrizal Iswanto dan Lucky Gedhe Pamungkas.
Tiba di PA Penajam, tim assessor langsung ke ruang pimpinan untuk menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya. Kemudian tim memeriksa beberapa kriteria yang menjadi obyek observasi, antara lain keberlajutan, konsistensi pelayanan publik seperti penerapan 5RIN (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin, Indah dan Nyaman) dan 5 S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun), implementasi inovasi unggulan Ditjen Badilag, serta hasil survei dan laporan akuntabilitas.
Pelaksanaan observasi kali ini tergolong istimewa. Pasalnya, pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda. Kunjungannya ke PA Penajam dalam rangka memberikan pembinaan dan meninjau progres pembangunan Gedung PA Penajam.
