Ketua PA Penajam: Fokus Kualitas Gedung, Hindari 'Sharing Profit'
Rapat pemaparan progres pembangunan gedung Kantor Pengadilan Agama (PA) Penajam, Jumat (28/8), menghasilkan komitmen penyelesaian proyek tepat waktu dan hasil yang berkualitas. Rapat yang diselenggarakan di ruang Ketua PA Penajam, itu cukup dinamis dengan dihadiri Ketua dan Wakil Ketua PA Penajam, Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Konsultan Pengawas, dan Penyedia Jasa.

Konsultan Pengawas memaparkan bahwa proses pembangunan gedung telah melewati masa kritis. Sejak pengurukan, penggalian fondasi, pemasangan tiang pancang maupun sloof, penyedia jasa harus berpacu dengan curah hujan yang tinggi. Hal ini mempengaruhi progres hasil yang dituangkan dalam kurva. Meski demikian, Konsultan Pengawas berpesan agar dua pekan ke depan penyedia jasa fokus berpacu mengerjakan ketertinggalan akibat faktor nonteknis yang dialami selama pengerjaan fondasi.
Sementara itu, penyedia jasa memaparkan bahwa keterlibatan semua pihak dalam proses pembangunan gedung memberikan dampak positif. Ia menyatakan telah mempersiapkan semua strategi, alat, dan material yang dibutuhkan kendati proses pengerjaan bangunan saat ini masih fokus pada pemasangan kolom. Hal ini bertujuan agar proyek tetap berjalan lancar dan tidak terkendala pasokan material. Pada kesempatan itu penyedia jasa juga menawarkan warna dan tipe keramik sesuai spek yang ditetapkan dalam kontrak.
Kuasa Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen menekankan pentingnya tertib administrasi. Kepada penyedia jasa, di samping fokus di lapangan, ditekankan untuk melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan untuk keperluan kelengkapan dokumen pencairan anggaran kontrak.
Wakil Ketua PA Penajam juga berpesan agar penyedia jasa menerapkan mitigasi risiko di masa pandemi. Segala kemungkinan bisa terjadi, seperti potensi penularan Covid-19, mobilitas pekerja dari luar daerah yang terganggu akibat persyaratan penerbangan yang ketat, serta faktor lainnya. Maka itu, ia berpesan agar penyedia jasa terus mematangkan manajemen risiko agar pekerjaan selesai tepat waktu.
Ketua PA Penajam, Firdaus, Muhammad dalam setiap pemaparannya juga menyampaikan kepada peserta rapat untuk menjaga komitmen dan semangat, supaya bangunan bisa selesai tepat waktu dan kualitasnya terjaga.
“Selama ini image yang berkembang di masyarakat, jika ada proyek bangunan, dikesankan kita memperoleh sharing profit dari penyedia jasa. Hal itu tidak berlaku bagi kami. Kita tidak akan meminta sepeserpun keuntungan dari penyedia jasa. Silakan fokus pada kualitas gedung dan limit waktu. Bayar gaji pekerja tepat waktu. Pantangan bagi kita memakan harta yang bukan haknya”, tegasnya.
Komitmen tersebut disambut baik karena di samping menyelamatkan semua pihak dari jerat hukum, juga memberikan dampak positif bagi penyedia jasa supaya lebih fokus mengerahkan kemampuannya untuk memberikan karya terbaik bagi kualitas gedung PA Penajam.
Di akhir rapat, Penyedia Jasa dan Konsultas Pengawas kembali menegaskan bahwa ia akan sepenuhnya memberikan karya terbaik untuk PA Penajam. Sehingga kelak berdiri bangunan megah dan berkualitas di Kabupaten Penajam Paser Utara yang dibangun oleh niat yang tulus, komitmen kuat, dan mega proyek yang bebas dari unsur bancakan alias bagi-bagi keuntungan.
