Pelantikan Kasubbag Kepegawaian dan Ortala PA Penajam
Muhammad Zaim Noor resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Kasubbag Kepegawaian, Organisasi dan Tatalaksana Pengadilan Agama (PA) Penajam. Bertempat di Ruang Sidang Al-Qadhi Abu Yusuf, Jumat (26/2), acara tersebut berjalan hikmat dan lancar. Menilik riwayat karirnya, Zaim Noor sebelumnya menjabat sebagai Pengelola Data Penerimaan Negara Bukan Pajak pada PTA Samarinda. Berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Nomor 79/SEK/Kp.1/SK/2021 tertanggal 29 Januari 2021, ia dipromosikan pada jabatan baru di PA Penajam dengan eselon IVb.

Sebelumnya, jabatan Kasubbag Kepegawaian dan Ortala PA Penajam dijabat oleh Iin Agustinara Daryatmi. Ia dipromosikan sebagai Kasubbag Umum dan Keuangan PA Balikpapan Kelas IA.
Ketua PA Penajam, Firdaus Muhammad, dalam sambutan pelantikan menyampaikan beberapa hal terkait tugas yang diemban oleh pejabat yang baru saja dilantik. Pertama, pejabat yang dilantik agar menyesuaikan ritme kerja yang saat ini diterapkan di PA Penajam. “Kita saat ini tengah bekerja dengan berlari karena tuntutan dari MA dan Badilag menghendaki demikian”, tegas ketua. Kedua, bekerja harus profesional. Setiap satuan kerja pasti memiliki karakteristik persoalan sendiri-sendiri karena tiap pegawai memiliki karakter berbeda. “Karena itu, kita harus pandai mengelola konflik agar jangan sampai konflik personal merembet dan merugikan institusi”, pesan ketua.

Ketiga, kerjasama yang baik harus tetap terjalin. Sepandai apapun jika tidak mau kerjasama maka hasilnya tidak akan maksimal. Sistem kerja terkait satu sama lain, karena itu kerjasama menjadi kunci utamanya. Keempat, saat ini PA Penajam membutuhkan pejabat bersertifikasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) karena selama ini jabatan tersebut dirangkap oleh sekretaris sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) maupun sebagai PPK. Karena itu, dengan masuknya Zaim Noor yang bersertifikasi PPK menjadi berkah bagi PA Penajam.

Kelima, Ketua menyampaikan pesan agar senantiasa menjaga integritas. Sumpah yang diucapkan memiliki tanggungjawab dunia akhirat. Proses pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi harus didukung bukan hanya dengan kelengkapan administrasi namun juga diamalkan dalam perbuatan untuk anti terhadap korupsi.v Keenam, pejabat adalah pelayan masyarakat. Karena itu, pejabat harus memiliki mental melayani, bukan dilayani.

Selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik semoga amanah dan turut serta mempermudah jalan PA Penajam meraih kesuksesan sesuai semboyannya, Cakep (Cepat, Akuntabel, Kreatif, Efektif-Efisien, dan Transparan).
