Jumat Bersih di Pengadilan Agama Penajam
Penajam, Jumat/11/09/2020. Hujan deras membasahi bumi Penajam sejak Kamis malam. Hingga pagi hari rintik air tak jua berhenti jatuh dari langit. Beberapa pesan singkat muncul di notifikasi grup WhatsApp. ‘Pagi ini kita akan mengadakan Jumat bersih,’ bunyi salah satu pesan. Rupanya, meskipun langit berwarna kelabu dan tanah menjadi basah bahkan menimbulkan genangan dan becek, tak menyurutkan semangat para pegawai Pengadilan Agama (PA) Penajam untuk tetap berangkat ke kantor dan bekerja sama membersihkan lingkungan kantor.

Benar saja, sejak pukul 8.00 Wita, seluruh pegawai PA Penajam sudah ramai berkumpul. Bercelana training, berbaju kaos dan bersepatu olah raga –sebagian memakai sandal jepit-, masing-masing pegawai berinisiatif mengambil bagian mana yang akan dibersihkan.

Bapak-bapak mengambil bagian yang lumayan sulit dijangkau. Menggunakan selang dan alat pembersih debu, menyingkirkan kotoran-kotoran di sudut-sudut gedung. Sementara ibu-ibu menyapu ruang tunggu dan lobi. Sebagian juga menyikat kamar mandi, mengelap meja, menyikat lumut, mencabut rerumputan liar hingga menyingkirkan kertas-kertas bekas yang tak terpakai. Seluruh pegawai ikut bekerja. Tidak terkecuali Ketua dan Wakil Ketua yang mengomando jalannya kegiatan Jumat Bersih.

‘Setiap hari Jumat pagi minggu kedua dan keempat akan diadakan kegiatan seperti bersih-bersih kantor. Sedangkan minggu pertama dan ketiga kegiatan olah raga, demi menjaga kebugaran dan kesegaran kita dalam bekerja.’ Ujar Firdaus Muhammad, S.H.I., M.H.I., Ketua PA Penajam. Kebersihan, kerapihan dan keindahan kantor merupakan perwujudan dari budaya kerja yang harus dibiasakan, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R).


Kegiatan Jumat Bersih juga dapat meningkatkan keeratan dan kekompakan hubungan antar sesama pegawai pengadilan. Setelah bersih-bersih, para pegawai menikmati hidangan makanan ringan yang disediakan. (Hly)
