banner pa penajam

on . Hits: 13

PA Penajam Kembali Adakan Diskusi Rutin Bulanan IKAHI

Kamis tanggal 26 September 2019 PA Penajam kembali mengadakan diskusi rutin IKAHI di ruang sidang utama Al-Qadhi Abu Yusuf. Acara yang dimulai tepat pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh Ketua PA Penajam, seluruh hakim dan semua pejabat maupun pegawai di Kepaniteraan PA Penajam.

Tema diskusi kali ini adalah “Penerapan Metode Proporsional dalam Menentukan Jumlah Mut’ah, Nafkah Istri dan Nafkah Anak” dengan pemateri adalah Nor Hasanuddin, Lc., M.A. (Hakim pada PA Penajam) dan bertindak selaku moderator adalah Endang Puji Astuti (Panitera Pengganti pada PA Penajam), sedangkan bertindak selaku nara sumber adalah Muslich, S.Ag., M.H. (Ketua PA Penajam).

berita 26092019 1

Dalam pemaparannya, pemateri menegaskan bahwa penentuan jumlah pembebanan sebagai akibat perceraian harus rasional, karena menentukan jumlah mut’ah dalam bentuk uang yang tidak memiliki landasan rasionalitas sudah saatnya ditinggalkan. Hal ini karena hukum itu bersifat rasional.

“Hukum itu bersifat rasional. Dalam menentukan jumlah mut’ah harus memiliki pijakan yang rasional, mengapa mantan suami dibebani jumlah mut’ah sebesar demikian, misalnya. Demikian pula dalam menentukan nafkah anak harus sesuai dengan kemampuan faktual seorang ayah dan mengapa seorang ayah dibebani dengan jumlah sekian untuk menafkahi anaknya setiap bulan, misalnya,” ungkap hakim yang sebelumnya bertugas di PA Parigi ini.

Setelah pemateri menyampaikan materinya, acara dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab seputar penerapan metode proporsional dalam menentukan jumlah akibat perceraian, baik itu nafkah istri, nafkah anak maupun mut’ah. Dalam sesi ini, para peserta diskusi antusias menyampaikan norma-norma pengalaman dalam hal penentuan nafkah istri, nafkah anak dan mut’ah yang selama ini pernah diterapkan.

Di akhir sesi diskusi, Muslich, S.Ag., M.H. (Ketua PA Penajam) selaku nara sumber dalam kegiatan diskusi tersebut menyampaikan bahwa dalam praktik yang berjalan selama ini adalah hakim dalam menentukan jumlah mut’ah, nafkah istri dan nafkah anak belum memiliki arah dan panduan yang jelas, namun dengan adanya metode proporsional ini diharapkan hakim memiliki tongkat sebagai panduan awal dalam menentukan jumlah pembebanan akibat perceraian.

berita 26092019 2

Metode proporsional ini merupakan salah satu tawaran alternatif yang berusaha mendekati akurasi kemampuan faktual seorang mantan suami ketika memberikan jumlah mut’ah dan nafkah istri. Demikian pula ketika metode ini diterapkan kepada seorang ayah ketika memberikan nafkah kepada anaknya. Meskipun demikian, metode ini harus terus diasah demi kesempurnaannya sehingga pada saatnya nanti benar-benar aplikatif dan operatif dalam pelaksanaannya,” tukas Ketua PA Penajam yang sebelumnya pernah menjadi Wakil Ketua PA Tarakan.

Sebagai penutup, Ketua PA Penajam menyampaikan kegiatan diskusi IKAHI ini bersifat rutin yang dilaksanakan pada hari Kamis setiap akhir bulan. Forum ini merupakan ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam rangka mengasah kemampuan untuk menyelesaikan perkara di PA Penajam sesuai dengan asas sederhana, cepat dan biaya ringan. (Hasan-Pnj)

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Penajam

Jl. Provinsi KM. 8 Kel. Nipah-Nipah Kec. Penajam

Kab. Penajam Paser Utara - 76142

Kalimantan Timur

 

Telp: 0542-8541119

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

maps1 Lokasi Kantor

Tautan Aplikasi